Para ilmuwan di Stanford telah mengembangkan baterai yang menggunakan nanoteknologi untuk menciptakan listrik dari perbedaan kadar garam antara air tawar dan air laut. Para peneliti berharap untuk menggunakan teknologi untuk membuat pembangkit listrik di mana air tawar sungai mengalir ke laut. Yang baru "entropi pencampuran" menenggelamkan elektroda baterai secara bergantian dalam air sungai dan air laut untuk menghasilkan daya listrik. ckckck.....
Recharge baterry menggunakan air?
9:34 PM
Arsitek Bandung


1 komentar:
wew....lebih mudah dong ya..gak perlu repot
Post a Comment